taehyungaaah

BTS - V  - Kim Tae Hyung

Jumat, 24 Februari 2017

Farmakognosi Dasar

RHIZOMA
Rhizoma adalah modifikasi batang tumbuhan yang tumbuhnya menjalar di bawah permukaan tanah dan dapat menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya. Daftar rhizoma yang akan dibicarakan dalam bab ini antara lain :
  1. BOESENBERGIAE RHIZOMA (MMI)
  2. CALAMI RHIZOMA (MMI)
  3. CURCUMAE RHIZOMA (FI)
  4. CURCUMAE AERUGINOSAE RHIZOMA (MMI)
  5. CURCUMAE DOMESTICAE RHIZOMA (MMI)
  6. CURCUMAE HEYNEANAE RHIZOMA (MMI)
  7. CYPERI RHIZOMA (MMI)
  8. IMPERATAE RHIZOMA (MMI)
  9. KAEMPFERIAE RHIZOMA (MMI)
  10. LANGUATIS RHIZOMA (MMI)BOESENBERGIAE RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                           : Temu kunci
    Nama tanaman asal             : Boesenbergia pandurata (Roxb) sehleaht
    Keluarga                              : Zingiberaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri, damar, pati
    Penggunaan                         : Antidiare
    Pemerian                             : Bau khas aromatik, rasa agak pahit menimbulkan rasa agak tebal
    Bagian yang digunakan      : Kepingan-kepingan akar tinggal
    Waktu panen                       : Dilakukan pada umur 1 tahun
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    CALAMI RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                           : Dringo, Jaringau, Calamus, Sweetflag
    Nama tanaman asal             : Acorus calamus (L)
    Keluarga                              : Araceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri mengandung egenol. asaron. asaril aldehid. Zat pahit akorin, zat penyamak, pati, akoretin, tannin. Kadar minyak atsiri tidak kurang dari 2,5 % v/b
    Penggunaan                         : Bahan pewangi, karminativa, insektisida,demam nifas
    Pemerian                             : Bau khas aromatik, rasa pahit, agak pedas.
    Bagian yang digunakan      : Akar tinggal
    Waktu panen                       : Dikumpulkan pada waktu daun mulai kering, dibersihkan dari semua bagian tanaman lain,tetapi tidak dikupas, biasanya diperoleh dari tanaman berumur 1 tahun. Bila panenan dilakukan kurang dari 1 tahun hasilnya berkurang, dan bila lebih dari 1 tahun hasilnya masih dapat ditingkatkan.
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    CURCUMAE RHIZOMA ( FI )

    Nama lain                           : Temu lawak, Koneng gede
    Nama tanaman asal             : Curcuma xanthorrhiza (Roxb)
    Keluarga                              : Zingiberaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri yang mengandung felandren dan tumerol, zat warna kurkumin, pati. Kadar minyak atsiri tidak kurang dari       8,2 % b/v
    Penggunaan                         : Kolagoga, antispasmodika
    Pemerian                             : Bau khas aromatik, rasa tajam dan pahit
    Bagian yang digunakan      : Kepingan akar tinggal
    Waktu panen                       : Panenan dilakukan apabila daun dan bagian diatas yang sudah mengering. Untuk daerah yang musim kemaraunya jelas penanamannya dilakukan pada musim kemarau berikutnya.
    Di daerah yang banyak dan merata curah hujannya dan tidak jelas musim kemaraunya tanaman dapat dipanen pada umur 9 bulan atau lebih. Cara panen dilakukan dengan membongkar rimpang menggunakan garpu
    Syarat Temulawak kering untuk ekspor sebagai berikut:
    Warna            : Kuning jingga sampai coklat
    Aroma             : Khas wangi aromatik
    Rasa                : Pahit, agak pedas
    Kelembaban    : Maksimum 12 %
    Abu                 : 3 – 7 %
    Pasir                : 1 %
    Kadar minyak atsiri : minimal 5 %
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    CURCUMAE AERUGINOSAE RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                           : Temu hitam
    Nama tanaman asal             : Curcuma aeruginosa (Roxb)
    Keluarga                              : Zingiberaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri, pati, damar, lemak
    Persyaratan kadar                : Minyak atsiri tidak kurang dari 0,3 %
    Penggunaan                         : Bagian dari jamu, antirematik, karminativa
    Pemerian                             : Bau aromatik lemah, rasa sangat pahit, lama – lama menimbulkan rasa tebal
    Bagian yang digunakan      : Kepingan – kepingan akar tinggal yang dikeringkan
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    CURCUMAE   HEYNEANAE RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                           : Rimpang temu giring
    Nama tanaman asal             : Curcuma heyneana (Val)
    Keluarga                              : Zingiberaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri, tanin. kurkumin
    Persyaratan kadar                : Minyak atsiri tidak kurang dari 1,5 %
    Penggunaan                         : Antiseptika kulit
    Pemerian                             : Bau khas, rasa pahit, agak pedas, lama – lama rasa tebal
    Bagian yang digunakan      : Rimpang
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    CURCUMAE DOMESTICAE RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                           : Kunyit, kunir
    Nama tanaman asal             : Curcuma domestica (Val)
    Keluarga                              : Zingiberaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri, zat warna kurkumin, pati, damar
    Penggunaan                         : Karminativa, antidiare, kolagoga, skabisida
    Pemerian                             : Bau khas aromatik, agak pedas, lama –lama menjadi tebal
    Bagian yang digunakan      : Akar tinggal
    Waktu panen                       : Dilakukan pada waktu berumur 1 tahun atau lebih dari waktu tanam
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    CYPERI RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                            : Rimpang teki, teki
    Nama tanaman asal             : Cyperus rotundus L
    Keluarga                              : Cyperaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri, alkaloida, glikosida, flavonoida
    Penggunaan                         : Diuretika, stomakika
    Pemerian                             : Bau khas aromatik, rasa agak pedas kemudian pahit, menimbulkan rasa tebal di lidah
    Bagian yang digunakan      : Rimpang
    Waktu panen                       : Dapat diambil setiap saat , setelah umbi yang ditanam akan mengeluarkan umbi baru dalam jangka waktu 3 minggu untuk kemudian akan tumbuh menjadi + / – 146 umbi dalam jangka waktu 3,5 bulan
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    IMPERATAE   RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                           : Akar alang- alang
    Nama tanaman asal             : Imperata cylindrica (Beauv)
    Keluarga                              : Poaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Asam kersik, damar, logam alkali
    Penggunaan                         : Diuretika, Antipiretika
    Pemerian                             : Tidak berbau dan tidak berasa
    Bagian yang digunakan      : Akar tinggal
    Jenis- jenis                           : Dikenal 5 varietas:
    – Varietas mayor ( Nees )
    – Varietas latifolia ( Hook.f )
    – Varietas africana ( Anders )
    – Varietas europea (Anders)
    – Varietas condensata
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    KAEMPFERIAE RHIZOMA (MMI)

    Nama lain                           : Kencur
    Nama tanaman asal             : Kaempferia galanga (L)
    Keluarga                              : Zingiberaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Alkaloida, minyak atsiri yang mengandung sineol dan kamferin, mineral dan pati
    Penggunaan                         : Ekspektoransia, diaforetika, karminativa, stimulansia, roboransia
    Pemerian                             : Bau khas aromatik, rasa pedas, hangat, agak pahit, akhirnya menimbulkan rasa pedas
    Bagian yang digunakan      : Akar tinggal
    Waktu panen                       : Pada umur 1 tahun
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

    LANGUATIS   RHIZOMA ( MMI)

    Nama lain                           : Laos, Lengkuas, Galanga Rhizoma
    Nama tanaman asal             : Alpina officinarum (Hance), Alpinia galanga(L), Languas galanga (L)
    Keluarga                              : Zingiberaceae
    Zat berkhasiat utama/isi      : Minyak atsiri yang mengandung; metilsinamat, sineol, kamfer dan galangol
    Penggunaan                         : Bumbu, karminativa, antifungi
    Pemerian                             : Bau aromatik, rasa pedas
    Bagian yang digunakan      : Akar tinggal
    Waktu panen                       : Pada umur 2,5 – 4 bulan, agar diperoleh rimpang muda yang belum banyak berserat. Cara panen dilakukan dengan mencabut tanaman, rimpang dipisahkan dari batang kemudian dicuci dan dikeringkan.
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar